Fri 01/01/2021 14:07 pm

Aman Nusa Brimob

http://amannusa.korbrimob.id/

Apa Kabar Malam Tahun Baru Di Yogyakarta?

2 min read

YOGYAKARTA,BRIMOBDIY–Ribuan warga nekat keluar dan tumplek blek di pusat kawasan wisata Yogyakarta pada detik-detik menjelang pergantian tahun baru 1 Januari 2021. Pantauan PID Brimob DIY dan awak media bahwa masyarakat tumpah ruah di kawasan Tugu Jogja – Malioboro – Titik Nol Kilometer Yogyakarta yang tak ditutup oleh Pemerintah Kota Yogyakarta.Kamis(31/12/20).

Di kawasan Tugu misalnya, kemacetan panjang mulai terjadi di titik Jembatan Gondolayu ke barat menuju simpang Tugu Jogja. Masyarakat berkerumun di sekitar kawasan itu menunggu tahun berganti. Saat waktu menunjukkan tepat pukul 00.01 WIB, kembang api mulai menyala secara bergantian di atas langit monumen itu.

Jumlah kembang api yang berpendar tak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, petugas gabungan yang terdiri dari oersonil Brimob DIY, polisi dinas umum dan sabhara Polda DIY, TNI, satuan polisi pamong praja bergegas menegur masyarakat yang menyalakan kembang api.

Situasi kawasan Malioboro, padat baik di jalanan maupun area pedestrian. Sedangkan kepadatan di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta terpusat di area depan Kantor Pos Besar dan Gedung BNI. Masyarakat tak bisa merapat dan berswafoto di area depan monumen Serangan Oemoem 1 Maret maupun di depan Istana Gedung Agung telah dibarikade penuh dengan pagar besi di sekelilingnya.

Aipda Priyantoro dari Satgas amannusa Satbrimobda DIY menerangkan terdapat 5 wisatawan tidak bermasker dan 3 orang remaja membawa kembang api yang diamankan dari Titik Nol Kilometer Yogyakarta . Sejumlah ambulans dan petugas gabungan bersiaga. Aparat langsung menegur dan mengamankan masyarakat yang berkerumun dan tidak memakai masker dengan benar.

“Kita himbau Lebih baik pulang saja, tidak ada pesta kembang api. Tidak ada acara apa-apa di sini,” ujar Aipda.Priyantoro Dantim Brimob Polda DIY .

Melalui pengeras suara, para petugas juga mengimbau masyarakat tak berkerumun dan segera pulang ke rumah masing-masing.

Lebih lanjut Priyantoro menggambarkan Situasi di Alun-Alun Utara atau depan Keraton Yogyakarta relatif lebih lengang. Tak ada orang bergerombol di sepanjang trotoar atau wisatawan parkir karena puluhan tentara dan satpol PP berjaga di luar pagar. Di tepi trotoar Alun Alun Utara itu juga diberi sekat tali plastik tambahan sehingga tak ada lagi sepeda motor yang parkir di situ.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.